cs.solit@gmail.com

Friday, November 29, 2013

Fungsi empty() dan trim() pada PHP

Fungsi empty() merupakan fungsi yang digunakan untuk untuk mengecek data atau variabel yang kosong. Fungsi ini sangat bermanfaat untuk mengecek dan mencegah inputan kosong. Hal yang harus diperhatikan adalah apabila isi variabel berupa spasi, spasi dianggap sebagai satu karakter. Untuk menghilangkan spasi pada variabel bisa menggunakan fungsi trim().

Berikut contoh penggunaan fungsi empty dan fungsi trim:

Contoh 1
//---------------------------------------------
$nama='';

if(empty($nama))
     echo 'variabel kosong';
else
     echo 'variabel berisi data';

   //hasilnya :  'variabel kosong';
//----------------------------------------------------

Contoh 2
//-----------------------------------------------------------
$nama=' ';
if(empty($nama))
     echo 'variabel kosong';
else
     echo 'variabel berisi data';

//hasilnya :  'variabel berisi data';
//-----------------------------------------------------------

Contoh 3
//-----------------------------------------------------------
$nama=' ';
$nama=trim($nama);
if(empty($nama))
     echo 'variabel kosong';
else
     echo 'variabel berisi data';

//hasilnya :  'variabel kosong';
//----------------------------------------------------

Semoga fungsi ini bisa bermanfaat dalam membikin webiste dengan menggunakan PHP.
2 comments

Sunday, November 17, 2013

Fungsi Timeout - Javascript


Ada kalanya pada  saat kita menekan sebuah tombol button pada halaman website memerlukan waktu yang bisa ditentukan oleh kita untuk menjalankan suatu aksi. Fungsi yang bisa melakukan itu adalah fungsi timeout   atau timer. Sebagai contoh, pada kode berikut ini jika tombol ditekan maka setelah tiga detik akan muncul window popup alert:

<script language="JavaScript">
     function waktu()
     {
                 setTimeout("alert('Halo')",3000);
      }
</script>
...
<form>
      <input type="button" value="Timer" onClick="waktu()" >
</form>

Penjelasan:
setTimeout("argument 1", argument 2);

Argument 1 adalah kode JavaScript yang akan dijalankan setelah suatu waktu tertentu pada contoh diatas agrumennya adalah "alert('Halo')".
Argument 2 menentukan berapa lama komputer harus menunggu sebelum kode dijalankan. Besarnya adalah dalam satu per seribu detik (3000 millisecond = 3detik).

Semoga pembahasan kali ini bisa berguna dalam belajar membikin sebuah website.
2 comments

Saturday, November 16, 2013

Mengenal Javascript

JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang digunakan untuk membuat halaman web yang lebih interaktif. Berbeda dengan PHP yang dijalankan di Server side, JavaScript dijalankan di Client side sehingga tidak membebani server.

Untuk menjalankan javascript diperlukan browser yang sudah mendukung JavaScript, untuk jaman sekarang semua browser sudah mendukung JavaScript bahkan browser-browser yang digunakan di perangkat mobile sekalipun sekarang sudah banyak yang mendukung JavaScript.

Kode JavaScript dituliskan langsung pada halaman HTML. Mari kita lihat contoh penggunaan JavaScript:

<html>
<body>
  Ini text HTML <br>
  <script language="JavaScript" >
      document.write('ini baru text javascript');
  </script>

</body>
</html>

Contoh diatas hanya sebuah gambaran penggunaan JavaScript sederhana. Fungsi JavaScript akan lebih terasa pada saat kita membangun sebuah website yang memerlukan penanganan event handler, timer dan sebagainya. Contoh realnya apabila kita membuka Facebook seringkali kita melihat status baru teman kita yang terisi secara otomatis dalam hitungan menit, hal ini ditanggulangi oleh JavaScript.

Demikian pengenalan JavaScript, semoga semakin tertarik untuk mulai mengenal dan mempelajari JavaScript lebih mendalam dalam membuat suatu website dinamis.

No comments

Operasi Array - PHP

Kali ini kita akan membahas operasi pada Array, hal ini sangat penting dalam pembuatan website atau sistem informasi berbasis web dengan menggunakan PHP.

Array merupakan tipe data terstruktur yang menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan tipe data yang sama serta menempati tempat di memori secara berurutan.

Contoh Array pada PHP:
$arr= array('PHP','ASP,'JAVA');

Teknik yang sering digunakan untuk mendapatkan element-element array yaitu dengan menggunakan looping. Untuk menggunakan looping diperlukan teknik-teknik yang benar supaya operasi looping berjalan dengan lebih efisien. Berikut ini merupakan perbandingan teknik yang kurang efisien dan yang lebih efisien.

// contoh kurang efisien
for ($i=0;$i<count($arr);$i++)
{
    echo $arr[$i].'<br/>';
}

Contoh diatas memang menghasilkan hasil yang diharapkan namun setiap melakukan tahap demi tahap pada looping, kode selalu akan mencari jumlah elemen array ( count($arr)  ) terlebih dahulu. Hal ini akan sangat memboroskan sumber daya. Cara yang lebih efisien yaitu dengan mencari jumlah array terlebih dahulu.

// contoh yang lebih efiisien
$n=count($arr);

for ($i=0;$i<$n;$i++)
{
    echo $arr[$i].'<br/>';
}

Sedangkan untuk kasus array yang menggunakan key string atau nilai key-nya tidak sekuensial dapat menggunakan solusi foreach, contohnya:

$arr=array('PHP' => 'Bahahas PHP',
                 'JAVA' => 'Bahasa JAVA');

foreach($arr as $key => $val)
{
   echo 'Key: '.$key.' value: '.$val.'<br>';
}
No comments

Tanda kutip pada string - PHP

Halo rekan-rekan semua kali ini kita akan membahas tanda kutip pada PHP.
Pada PHP semua string harus diawali dan diakhiri dengan tanda kutip yang sama baik tanda kutip tunggal maupun ganda. Apabila suatu string diapit oleh tanda kutip yang berbeda, parser PHP tidak akan menguraikan string tersebut.
Perbedaan penggunaan tanda kutip tunggal dan ganda terletak pada fitur yang disediakan. Tanda kutip ganda mengijinkan penggunaan karakter-karakter khusus, seperti \n, \t, dan \r, sedangkan tanda kutip tinggal tidak mengijinkan penggunaan karakter khusus seperti itu. Selain itu tanda kutip ganda menawarkan cara yang lebih mudah dalam menggunakan variabel dalam string.

$nama='Ani';

echo "Nama saya $nama"; // hasilnya : Nama saya Ani
echo 'Nama saya $nama'; // hasilnya : Nama saya $nama

String dengan tanda kutip tunggal dan ganda akan ditangani secara berbeda oleh PHP. String dengan tanda kutip tunggal akan berjalan lebih cepat daripada string dengan tanda kutip ganda karena string dengan tanda kutip ganda akan diinterpretasikan dahulu sedangkan string dengan tanda kutip tunggal langsung diperlakukan sebagai string.

Nah semoga pembahasan kali ini dapat berguna bagi rekan rekan yang lagi belajar membikin website dengan menggunakan PHP.
2 comments

Friday, November 15, 2013

Mengubah Template Joomla

Agar halaman webiste yang anda desain dapat terlihat lebih menarik, Anda dapat mengubah template default Joomla dengan koleksi template yang disedikan Joomla atau koleksi template Joomla lainnya yang bisa didownload di internet. Silakan download template yang anda inginkan terlebih dahulu.
Berikut cara untuk mengubah template Joomla Anda:
  1. Buka halaman Administration dengan mengakses http://folder_joomla /administrator dan masuk sebagai user administrator yang telah anda buat pada tahap install joomla.
  2. Bukalah menu Extension > Install/Uninstall.
  3. Tekan tombol browser.
  4. Selanjutnya muncul kotak dialog File Upload, pilih file template yang telah anda download.

  5. Jika sudah dipilih anda akan kembali ke halaman Extension Manager, kali ini klik tombol Upload File & Install.
  6. Jika proses selesai maka akan muncul konfirmasi Install Template Success.
  7. Berikutnya buka menu Extension > Template Manager.
  8. Jika halaman Template Manager terbuka, aktifkan tombol radio  pada nama template yang dikehendaki.
  9. Jika tombol radio pada template yang diinginkan sudah diaktifkan klik ikon default sehingga tanda bintang berpindah pada template yang anda pilih.
  10. Selanjutnya tekan opsi Preview yang terdapat di sisi kanan menu bar.

Sekarang lihatlah hasil perubahan pada website anda.
No comments

Membuat website dengan Joomla




Kali ini kita akan belajar membuat website dengan joomla. Joomla merupakan Content Management System (CMS) yang digunakan untuk membangun website dinamis. Dengan menggunakan joomla membuat sebuah website akan sangat cepat dan mudah karena semua tool yang diperlukan sudah disediakan.



Installasi:

Untuk tahap installasi kita memerlukan web service yang sudah diinstall contohnya Xampp. Bila sudah menginstall Xampp kita tinggal mendownload joomla disini.

Sedangkan untuk database silakan sediakan terlebih dahulu dengan membuka alamat http://localhost/phpmyadmin pada browser lalu create database anda.


Setalah file joomla di download, ekstrak file tersebut ke dalam folder xampp/htdocs/ . setelah di ekstrak buka file yang diekstrak dengan browser dengan mengetikan alamat http://localhost/folder_joomla. Lalu ikuti langkah-langkah selanjutnya.



Bila proses berjalan dengan lancar maka joomla siap digunakan. Akses Administrator panel melalui http://folder_joomla /administrator dan silahkan membuat konfigurasi sesuai kehendak anda.
Nah demikian cara-cara menginstall joomla. Untuk pembuatan konfigurasi dan setting lainnya akan dibahas pada artikel-artikel selanjutnya.
1 comment